MANG RAMA Program








Program MANG RAMA merupakan program yang bertujuan untuk penghijauan di area wisma Kundur dengan penanaman pohon mangga dan rambutan dengan memanfaatkan nutrien AB Mix yang terbuat dari limbah air tambak. Program ini berada pertama kali dilakukan pada Tahun 2023. Program ini melibatkan kelompok Pokdakan Tuah Bersatu yang menyediakan limbah air tambak dan mengolah menjadi nutrien AB Mix.
Status perlindungan keanekaragaman hayati program MANG RAMA (Pemanfaatan Nutrien AB Mix (Limbah Air Tambak) Melalui Tanaman Buah Mangga dan Rambutan) PT TIMAH, Tbk. Divisi Pengolahan dan Peleburan Kundur dapat dilihat pada tabel berikut:
| No | Nama Ilmiah | Nama Lokal | Status Perlindungan | Tahun | Satuan | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Website Red List IUCN | Permen LHK No 106 Tahun 2018 | CITES | 2021 | 2022 | 2023 | 2024 | 2025* | ||||
| 1 | Mangifera Indica | Mangga | LC | ‐ | ‐ | Program belum berjalan | 2 | 3 | 4 | Individu (Batang) | |
| 2 | Nephelium Lappaceum | Rambutan | DD | ‐ | ‐ | 4 | 6 | 7 | Individu (Batang) | ||
| Jumlah Jenis | ‐ | ‐ | 2 | 2 | 2 | Spesies | |||||
| Jumlah Flora | ‐ | ‐ | 6 | 9 | 11 | Individu (Batang) | |||||
| Jumlah Individu | ‐ | ‐ | 6 | 9 | 11 | Individu | |||||
| Indeks H' | ‐ | ‐ | 0,6365 | 0,6365 | 0,6555 | Indeks H' | |||||
| Luas Area | ‐ | ‐ | 0,50 | 0,50 | 0,50 | Ha | |||||
Keterangan:
* Data hingga bulan Juni 2025
-
Status perlindungan berdasarkan kategori, Peraturan Menteri LHK Nomor 106 Tahun 2018 tentang Jenis Tumbuhan
dan Satwa Liar yang Dilindungi
- (v) = dilindungi
- (-) = tidak dilindungi
-
International Union for Conservation of Nature (IUCN) Red List of Threatened Species
- DD = Data Deficient / Kekurangan Data
- LC = Least Concern / Risiko Rendah
- NT = Near Threatened / Hampir Terancam
- VU = Vulnerable / Rentan
- EN = Endangered / Terancam Bahaya
- CR = Critically Endangered / Kritis
-
Covention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora (CITES)
- I = Appendix I (daftar spesies tumbuhan dan satwa liar yang dilarang dalam segala bentuk perdagangan internasional)
- II = Appendix II (daftar spesies yang tidak terancam kepunahan, tetapi mungkin terancam punah bila perdagangan terus berlanjut tanpa adanya pengaturan)
- III = Appendix III (daftar spesies tumbuhan dan satwa liar yang dilindungi di negara tertentu dalam batas-batas kawasan habitatnya)
(IUCN sendiri merupakan lembaga yang biasanya dijadikan rujukan mengenai status konservasi secara global. IUCN Red List bertujuan memberi informasi, dan analisis mengenai status, tren, dan ancaman terhadap sepesies untuk memberitahukan, dan mempercepat tindakan dalam upaya konservasi keanekaragaman hayati).





