Skip links

TEST IMUN Program

All Programs

Program ini berupa upaya perlindungan flora dan fauna di area hutan kota serta menjadikan hutan kota sebagai sarana penyebaran informasi kehati yang dilakukan oleh PT TIMAH (Persero), Tbk. Divisi Pengolahan dan Peleburan Mentok. Terdapat 5 jenis flora dan 9 jenis fauna yang di antaranya 8 jenis burung dan 1 jenis mamalia.

Terdapat beberapa jenis spesies flora di antaranya Laban (Vitex Pinnata), Medang (Litsea Elliptica), Pelempang (Adinandra Dumosa), Gaharu (Aquilaria Malaccensis), Jambu Hutan (Barringtonia Lanceolate). Sedangkan untuk jenis spesies fauna di antaranya Burungmadu Kelapa (Anthreptes Malacensis), Burungmadu Sriganti (Cyniris Jugularis), Elang Bondol (Haliastur Indus), Cekakak Sungai (Todrihampus Chloris), Kareo Padi (Amaurornis Phoenicurus), Kekep Babi (Artamus Leucorhincus), dan Bajing Kelapa (Callosciurus Notatus). Berdasarkan IUCN Red List of Threatened Species, daftar temuan flora dan fauna tersebut di antaranya masuk ke dalam kategori LC (Least Concern / Risiko Rendah), hingga CR (Critically Endangered / Kritis).

Status perlindungan keanekaragaman hayati program TEST IMUN (The Urban Forest in Mentok) PT TIMAH (Persero), Tbk. Divisi Pengolahan dan Peleburan Mentok dapat dilihat pada tabel berikut:

NoNama IlmiahNama LokalStatus PerlindunganTahunSatuan
Website Red List IUCNPermen LHK No 106 Tahun 2018CITES20222023202420252026*
AFlora
1Vitex PinnataLabanLC‐‐44444Individu (Batang)
2Litsea EllipticaMedangLC‐‐55555Individu (Batang)
3Adinandra DumosaPelempangLC‐‐22344Individu (Batang)
4Aquilaria MalaccensisGaharuCR‐II22222Individu (Batang)
5Barringtonia LanceolataJambu HutanLC‐‐13444Individu (Batang)
BFauna
Burung
1Anthreptes MalacensisBurungmadu KelapaLC‐‐23333Individu (Ekor)
2Cyniris JugularisBurungmadu SrigantiLC‐‐44455Individu (Ekor)
3Haliastur IndusElang BondolLCv‐34444Individu (Ekor)
4Todrihampus ChlorisCekakak SungaiLC‐‐55666Individu (Ekor)
5Amauromis PhoenicurusKareo PadiLC‐‐11111Individu (Ekor)
6Artamus LeucorhincusKekep BabiLC‐‐11111Individu (Ekor)
7Chrysophlegma MiniaceumPelatuk MerahLC‐‐‐1222Individu (Ekor)
8Phaenicophaeus SumatranusKadalan SawehNT‐‐‐1111Individu (Ekor)
Mamalia
9Callosciurus NotatusBajing KelapaLC‐‐‐2222Individu (Ekor)
Jumlah Spesies1114141414Spesies
Jumlah Flora1416181919Individu (Batang)
Jumlah Fauna1622242525Individu (Ekor)
Jumlah Individu3038424444Individu
Indeks H'2,2472,4932,5062,5012,501Indeks H'
Luas Area5,655,655,655,655,65Ha

Keterangan:
* Data hingga bulan Juni 2026

  • Status perlindungan berdasarkan kategori, Peraturan Menteri LHK Nomor 106 Tahun 2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa Liar yang Dilindungi
    • (v) = dilindungi
    • (-) = tidak dilindungi
  • International Union for Conservation of Nature (IUCN) Red List of Threatened Species
    • DD = Data Deficient / Kekurangan Data
    • LC = Least Concern / Risiko Rendah
    • NT = Near Threatened / Hampir Terancam
    • VU = Vulnerable / Rentan
    • EN = Endangered / Terancam Bahaya
    • CR = Critically Endangered / Kritis
  • Covention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora (CITES)
    • I = Appendix I (daftar spesies tumbuhan dan satwa liar yang dilarang dalam segala bentuk perdagangan internasional)
    • II = Appendix II (daftar spesies yang tidak terancam kepunahan, tetapi mungkin terancam punah bila perdagangan terus berlanjut tanpa adanya pengaturan)
    • III = Appendix III (daftar spesies tumbuhan dan satwa liar yang dilindungi di negara tertentu dalam batas-batas kawasan habitatnya)

(IUCN sendiri merupakan lembaga yang biasanya dijadikan rujukan mengenai status konservasi secara global. IUCN Red List bertujuan memberi informasi, dan analisis mengenai status, tren, dan ancaman terhadap sepesies untuk memberitahukan, dan mempercepat tindakan dalam upaya konservasi keanekaragaman hayati).

Divisi Pengolahan dan Peleburan

Mentok

Program

TEST IMUN

Related Programs

Explore
Drag