Skip links

TEH POCI MANGROVE Program

All Programs

TEH POCI MAGROVE merupakan metode percepatan pertumbuhan bibit mangrove dengan penambahan POC (Pupuk Organik Cair) Limbah Ikan. Program ini dilakukan oleh PT TIMAH, Tbk. Divisi Pengolahan dan Peleburan Kundur dalam rangka meningkatkan ketersediaan bibit mangrove untuk memenuhi kebutuhan bibit mangrove yang nantinya akan digunakan untuk kegiatan-kegiatan reklamasi maupun penanaman. Pupuk organik cair berbahan baku limbah ikan, dipilih sebagai katalis yang mampu menyediakan sumber hara bagi tanaman dan mampu mengindukasikan Actinomycetes sp. dan Rhizobacteria sp. dalam menghasilkan hormon pertumbuhan di sekitar area perakaran tanaman (El-Tarability dkk, 2004).

Status perlindungan keanekaragaman hayati program TEH POCI MANGROVE (Pupuk Organik Cair Limbah Ikan untuk Pembibitan Mangrove) PT Timah, Tbk. Divisi Pengolahan dan Peleburan Kundur dapat dilihat pada tabel sebagai berikut:

NoNama IlmiahNama LokalStatus PerlindunganTahunSatuan
Website Red List IUCNPermen LHK No 106 Tahun 2018CITES20212022202320242025*
1Rhizophora ApiculataBakau/MangroveLCProgram belum berjalan5009541.0241.030Individu (Batang)
2Avicennia MarinaApi-ApiLC38134154160Individu (Batang)
Jumlah Spesies2222Spesies
Jumlah Individu5381.0881.1781.190Individu (Batang)
Indeks H'0,25530,37320,38780,3948Indeks H'
Luas Area1,001,001,001,00Ha

Keterangan:
* Data hingga bulan Juni 2025

  • Status perlindungan berdasarkan kategori, Peraturan Menteri LHK Nomor 106 Tahun 2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa Liar yang Dilindungi
    • (v) = dilindungi
    • (-) = tidak dilindungi
  • International Union for Conservation of Nature (IUCN) Red List of Threatened Species
    • DD = Data Deficient / Kekurangan Data
    • LC = Least Concern / Risiko Rendah
    • NT = Near Threatened / Hampir Terancam
    • VU = Vulnerable / Rentan
    • EN = Endangered / Terancam Bahaya
    • CR = Critically Endangered / Kritis
  • Covention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora (CITES)
    • I = Appendix I (daftar spesies tumbuhan dan satwa liar yang dilarang dalam segala bentuk perdagangan internasional)
    • II = Appendix II (daftar spesies yang tidak terancam kepunahan, tetapi mungkin terancam punah bila perdagangan terus berlanjut tanpa adanya pengaturan)
    • III = Appendix III (daftar spesies tumbuhan dan satwa liar yang dilindungi di negara tertentu dalam batas-batas kawasan habitatnya)

(IUCN sendiri merupakan lembaga yang biasanya dijadikan rujukan mengenai status konservasi secara global. IUCN Red List bertujuan memberi informasi, dan analisis mengenai status, tren, dan ancaman terhadap sepesies untuk memberitahukan, dan mempercepat tindakan dalam upaya konservasi keanekaragaman hayati).

Divisi Pengolahan dan Peleburan

Kundur

Program

TEH POCI MANGROVE

Related Programs

Explore
Drag